Paruman Desa Adat Sangket Bahas Evaluasi Program dan Penetapan Kebijakan Adat Tahun 2026

Sangket, 12 Januari 2026

Paruman Desa Adat Sangket Bahas Evaluasi Program dan Penetapan Kebijakan Adat Tahun 2026

Sangket, Redite Merakih, 4 Januari 2026 — Desa Adat Sangket melaksanakan Paruman Desa Adat pada hari Redite Merakih, 4 Januari 2026, bertempat di Wantilan Desa Adat Sangket, yang dimulai pada pukul 18.00 WITA. Paruman ini dihadiri oleh unsur lengkap kelembagaan adat, antara lain Jro Mangku Desa, Prekangge Desa, Prajuru Desa, Sabha Desa, Kerta Desa, Pecalang, Sekeha Gong, Sarati, Patus, serta Krama Desa Adat Sangket.

Paruman Desa Adat dilaksanakan sebagai forum musyawarah bersama untuk menyampaikan laporan pertanggungjawaban, melakukan evaluasi kegiatan adat, serta menyusun dan menetapkan program kerja desa adat ke depan. Adapun agenda paruman meliputi: (1) Laporan Keuangan Desa Adat, (2) Evaluasi pelaksanaan Piodalan dan Program Semesta Berencana Tahun 2025, (3) Pembahasan pelaksanaan Piodalan berikutnya, serta (4) Penyusunan dan pengesahan Program Semesta Berencana Tahun 2026.

Melalui paruman ini, sejumlah keputusan penting berhasil disepakati bersama. Dalam pelaksanaan piodalan, ditetapkan bahwa ajengan istri digantikan dengan beras sebanyak 1,5 kg pada setiap piodalan wayonan. Selain itu, disepakati pula pengambilan peturunan sebesar Rp10.000 pada setiap pelaksanaan piodalan, baik piodalan alit maupun piodalan wayonan.

Paruman juga menetapkan besaran penepak kulkul untuk upacara pawiwahan bagi teruni yang menikah keluar desa (ke lian desa) sebesar Rp500.000. Selanjutnya, paruman secara resmi mengesahkan Program Semesta Berencana Tahun 2026, yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan desa adat selama satu tahun ke depan.

Selain itu, dibahas pula rencana perbaikan Balai Kulkul Pura Dalem sebagai bagian dari upaya pemeliharaan sarana dan prasarana adat. Paruman juga menyepakati pengusulan proposal kegiatan bagi Yowana dan Pecalang guna mendukung penguatan peran generasi muda dan keamanan adat di Desa Adat Sangket.

Paruman Desa Adat ini berlangsung dengan lancar, penuh musyawarah, dan semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen Krama Desa Adat Sangket dalam menjaga tata kelola adat yang transparan, partisipatif, dan berkelanjutan.